KOTA CIREBON-Suasana kehangatan terasa saat Serka Tuhardi, Babinsa dari Koramil 1403/Lemahwungkuk, melangkahkan kaki menuju RW 08 Kesunean Tengah, Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, pada Selasa, 03 Juli 2026. Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah upaya tulus untuk merajut dan mempererat tali kerukunan di tengah masyarakat yang beragam.
Dalam setiap interaksi, terselip harapan besar agar harmoni antarumat beragama di wilayah tersebut senantiasa terjaga. Serka Tuhardi melihat langsung bagaimana pentingnya dialog dan saling pengertian antarwarga, terlebih di tengah dinamika kehidupan modern.
“Upaya menjaga kerukunan umat beragama adalah prioritas utama kami. Kami percaya, dengan dialog yang terbuka dan saling menghargai, Cirebon akan terus menjadi kota yang damai dan harmonis, ” ujar Serka Tuhardi, Babinsa RW 08 Kesunean Tengah.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan menjadi jembatan komunikasi demi terciptanya stabilitas dan kedamaian di wilayah binaan kami, ” tegas Komandan Koramil 1403/Lemahwungkuk, Kapten Arh Hottas Manalu.
“Sinergi antara TNI dan tokoh agama sangat krusial dalam menjaga keutuhan bangsa. Kami mengapresiasi setiap langkah positif yang dilakukan jajaran kami di lapangan untuk merawat kerukunan, ” tutur Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom.
“Peran Babinsa di garis terdepan sangatlah vital. Kunjungan seperti ini menunjukkan kepedulian TNI terhadap keberagaman dan upaya preventif dalam menangkal potensi gesekan yang dapat mengganggu kamtibmas, ” ujar Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap.
“Keharmonisan sosial adalah modal utama pembangunan. TNI, melalui satuan kewilayahan, akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, untuk mewujudkan Indonesia yang damai dan sejahtera, ” pungkas Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, SE., M.M.(PERS)

Tuhardi